Jumat, 18 Maret 2011

Tokri, Sang Pengecat Airbrush Fixie

Menguasai teknik pengecatan Airbrush dengan baik, Tokri pun menjadi rujukan pecinta Fixie. Ide kreatifnya tertuang dalam beragam motif dan tema yang menarik.    

Tokri dan kreasi pengecatan airbrush pada frame sepeda Fixie/ Foto: Safari TNOLTokri dan kreasi pengecatan airbrush pada frame sepeda Fixie/ Foto: Safari TNOLBUAH jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah itu sepertinya cocok untuk Toto Haryanto (25). Apa sebab, karena ayahnya juga piawai melukis dan menguasai teknik pengecatan. Lelaki yang akrab disapa Tokri atau Toto Kribo ini pun mewarisi keahlian sang ayah. Uniknya, ia mampu melakukan berbagai pengecatan termasuk sepeda Fixie dengan teknik airbrush. 

Keahlian Tokri yang pernah kuliah di Universitas Trisakti dan Inter Study jurusan desain grafis ini berawal ketika masih duduk di bangku SMP. Tokri diberikan tugas oleh Suharyono (54), ayahnya untuk mengecat tangki sepeda motor. Saat itu, hasilnya sangat luar biasa karena tangki motor tersebut bisa mengkilap layaknya baru.

Serius mengecat...Serius mengecat...Merasa berhasil menjalankan tugas dengan baik, maka ketika duduk di bangku SMA, Tokri diberikan tugas lagi untuk mengecat sepeda motor secara keseluruhan.

Tercatat sudah delapan sepeda motor yang berhasil di cat oleh Tokri secara baik. Sementara untuk sepeda Fixie jumlahnya sudah mencapai puluhan. Biasanya tema yang kerap dikerjakan untuk menjadi motif di sepeda fixie adalah super hero, seperti Superman, Batman, Transformers, klub sepakbola, desain taksi, free hand dan motif batik. Semua motif itu dikerjakan hanya seorang diri tanpa bantuan siapapun.

Bagi Anda yang ingin sepeda Fixie-nya tampil beda dengan berbagai motif, bisa memperoleh jasa Tokri ini di workshop Bikebike Rock Your Bike yang terletak di Jl Tebet Dalam II No 20 Jakarta Selatan. Di workshop ini, selain bisa mendapatkan gambar juga bisa memperbaiki sepeda Fixie jika terjadi masalah atau kerusakan.

Tokri beraksi freestyle..Tokri beraksi freestyle..Menurut Tokri, teknik airbrush memang bisa membuat keinginan seseorang terhadap suatu bentuk teraktualisasi di sepeda Fixie. Misalnya, jika mengidolakan klub sepakbola Manchester United (MU), maka segala hal yang berkaitan dengan simbol club sepakbola Inggris tersebut bisa dilekatkan. Baik di frame, velg atau stang sepeda Fixie.

Tidak itu saja, berbagai gambar bendera yang ada di dunia ini juga bisa diaplikasikan di sepeda Fixie. Bahkan, motif batik yang menjadi kebangsaan Indonesia karena telah diakui PBB sebagai warisan budaya juga bisa dilekatkan di sepeda Fixie. Pokoknya segala gambar atau tema sesuai keinginan yang menjadi pujaan seseorang bisa digambarkan di sepeda Fixie.

Ketelitian menjadi perhatian utama..Ketelitian menjadi perhatian utama..“Sekarang kan banyak sepeda Fixie yang catnya polos. Kalau mau beda diantaranya dengan pengecatan airbrush,” kata lelaki kelahiran Malang, 16 Juni 1986 ini terkait adanya penggemar sepeda Fixie yang meminta pengecatan ulang dengan airbrush kepadanya.

Mengenai biaya untuk pengecatan dengan airbrush, Tokri menuturkan, hal itu tergantung tingkat kesulitan dalam pengerjaannya. Jika semakin sulit maka ongkosnya semakin mahal. Namun, untuk pengecatan frame ongkosnya mencapai Rp 300-500 ribu. Sedangkan untuk motif batik yang desainya sulit sehingga memerlukan keahlian khusus tarifnya bisa mencapai Rp 800 ribu. Sementara jika pengecatan untuk bagian part tertentu seperti stang, maka tarifnya mencapai Rp 75 ribu.

Alat-alat yang digunakan untuk mengecat... Alat-alat yang digunakan untuk mengecat... Siapa saja yang menggemari sepeda Fixie bisa tampil trendy dengan berbagai motif. Tokri mengatakan, selain kalangan biasa, ada juga diantaranya selebritis yang datang ke workshop-nya untuk pengecatan ulang sepeda Fixie-nya.

“Indra Birowo pernah datang tapi belum sampai direalisasikan,” ujar lelaki yang bisa melakukan akrobatik dengan sepeda atau freestyle  meyakinkan.

Dan, sebagai seorang yang ahli mengecat sepeda Fixie dengan teknik airbrush, Tokri mengungkapkan ada kepuasan batin yang bisa dirasakan ketika berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Apalagi jika klien merasa puas dan senang dengan hasil karyanya.

“Itu kepuasan batin yang tidak terkira. Makanya, semboyan saya adalah klien tersenyum maka saya akan tersenyum,” jelasnya juga dengan tersenyum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar