Selasa, 29 Maret 2011

Agus, Modifikator Motor Chopper Bergaya Harley

Menggemari motor Harley Davidson, tapi keuangan belum mencukupi? Jangan langsung putus semangat, karena saat ini ada satu bengkel yang bisa mewujudkan keinginan dan impian itu!

Chopper rakitan Agus layaknya Harley davidson/ Foto: Safari TNOLChopper rakitan Agus layaknya Harley davidson/ Foto: Safari TNOL
Motor apapun jenisnya, baik bebek, sport atau scooter bisa dirubah menjadi layaknya Harley Davidson seperti yang Anda inginkan. Motor akan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga berbentuk chopper menyerupai motor Harley Davidson dengan berbagai model dan aksesorisnya, seperti body dan ban berukuran besar serta stang yang tinggi dan nyentrik.

Bengkel yang bisa merubah segala jenis kendaraan roda dua menjadi chopper tersebut bernama Gladiator (Global Modifikasi Motor). Bengkel ini terletak di Jl Raya Pondok Rajeg, Cibinong atau posisi persisnya dekat Stasiun Pondok Rajeg dari arah Depok ke Cibinong.

Agus mengerjakannya sendiri...Agus mengerjakannya sendiri...Bengkel yang buka setiap hari dari pukul 08.00-23.00 WIB ini bisa mendesain, modifikasi dan membangun sepeda motor menjadi chopper, karena motor jenis ini tidak pernah ketinggalan zaman. Motor chopper di bengkel ini juga merupakan buatan tangan atau handmade sehingga bisa disebut karya seni yang tidak ternilai harganya.

Agus dan choppernya...“Dari Perang Dunia II hingga saat ini, motor chopper selalu eksis mengikuti zaman. Hal ini berbeda dengan motor musiman yang modelnya bisa ketinggalan zaman,” kata Agus Subagyo (33), pemilik bengkel Gladiator.

Agus memilih spesialis chopper, karena bentuk motor ini lebih elegan. Selain itu, pamor yang dimiliki motor chopper juga lebih tinggi dari pada motor musiman yang merupakan keluaran atau produksi pabrik. Model motor buatan pabrik yang diproduksi secara massal mungkin hanya bisa bertahan 2-3 tahun, setelah itu hilang. Sementara motor chopper yang merupakan karya seni bisa bertahan hingga puluhan tahun.

Motor yang dirubah menjadi chopper juga bisa membuat pamor pemiliknya meningkat. Apalagi jika motor chopper tersebut dibeli oleh penggemar atau kolektor yang tentu harga tawarnya akan lebih tinggi.



Cegah Limbah
Beragam chopper..Beragam chopper..Dalam membangun setiap motor standar menjadi chopper, Gladiator berbeda dengan bengkel lain yang kerap mendatangkan spare part dari luar negeri. Bengkel Gladiator menerapkan recycle atau daur ulang sehingga selalu menghindari limbah.

Bengkel ini lebih mengutamakan memanfaatkan benda-benda atau spare part dari kendaraan lain yang ada di Indonesia untuk disesuaikan dengan motor yang dibangun. Misalnya velg mobil bisa dimanfaatkan untuk velg motor chopper, besi rangka juga memanfaatkan besi yang ada. Sementara kalau memasukan spare part dari luar negeri, harganya akan lebih mahal dan membuat Indonesia menjadi sarang limbah dari negara-negara lain.

Terkait berapa ongkos untuk membangun satu motor standar menjadi chopper, Agus mengungkapkan hal tersebut tergantung kerumitan. Biasanya ongkos yang diperlukan untuk membangun satu motor chopper dari kisarannya dari Rp 5 – 28 juta, bahkan bisa tanpa batas.
“Karena memodifikasi motor tidak ada harga pasaran. Bahkan ongkosnya bisa unlimited,” papar lelaki kelahiran Bojonegoro, 16 April 1977 ini.


Jiwa Seni
Bernilai seni...Bernilai seni...Mengenai kepiawaiannya memodifikasi segala jenis motor menjadi chopper, ayah satu anak ini mengungkapkan, dirinya bisa memodifikasi karena jiwa seni yang mengalir. Sebelumnya Agus Subagyo dikenal sebagai pelukis sketsa wajah. Karya lukisannya kerap dipesan oleh berbagai kalangan seperti pejabat dan pengusaha.

Namun minatnya pada seni lukis ditinggalkannya mengingat persaingan dalam seni lukis semakin ketat.  Ia pun memilih otomotif untuk menyalurkan hobinya pada seni desain. Terlebih ia tertarik pada otomotif  karena sejak lama sudah mengidolakan motor Harley Davidson.

“Otomotif yang saya tekuni juga tidak jauh dari karya seni. Karena setiap saya membangun motor tidak pernah menjiplak karya orang lain. Itu merupakan perbuatan tidak kreatif,” ujar ayah dari Esa Nafisa Subagyo (5), hasil pernikahannya dengan Nuryani, meyakinkan.

Inisial G selalu ada di rakitan Agus...Inisial G selalu ada di rakitan Agus...Terkait dengan kata Gladiator yang menjadi nama bengkelnya, Agus menuturkan kata 'Gladiator' memiliki filosofi. 'Gladiator' adalah sosok ksatria yang tangguh dan ketangguhan dari gladiator tersebut ingin diaplikasikan ke bengkelnya. Ia berharap motor chopper yang dibuatnya setangguh ksatria gladiator.

Awalnya singkatan Gladiator yang menjadi nama bengkelnya adalah Gila Modif Anak Motor. Namun, agar semua jenis motor bisa masuk, kata 'gila' pun berganti menjadi 'global' agar lebih umum. Bukan hanya tertarik pada sosok gladiator, simbol gladiator berupa helm gladiator yang menyerupai huruf G juga ditempelkan pada setiap motor yang dibuat chopper. 

Logo gladiator ditempatkan pada penutup mesin atau rantai yang berada disamping kiri atau kanan kaki. Selain itu, untuk menunjukkan perbedaan dengan bengkel lain maka setiap standar motor chopper juga dibentuk menyerupai pisau komando atau bayonet. “Saya berikan pisau komando di setiap standar karena dulu saya dipanggil Rambo,” jelasnya bangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar