Cobalah, datang aja ke Family Steam yang terletak di Jl Lenteng Agung No 158 Jakarta Selatan. Tempat penyucian motor yang letaknya persis disisi timur perputaran Stasiun Kereta Api Tanjung Barat Jakarta Selatan ini mampu membuat motor kinclong abis. Plus mengobati kekecewaan yang pernah Anda alami jika sebelumnya mendapatkan tukang cuci motor yang kerjanya asal-asalan alias ‘nyebelin.’
Tapi, untuk bisa menikmati bersihnya motor harus mengantri. Karena tempat pencucian motor yang satun ini selalu dipenuhi pelanggan setiap harinya. Banyaknya pelanggan dibuktikan dengan motor yang terparkir di sisi jalan untuk menunggu giliran dicuci. Setiap hari tempat pencucian motor ini didatangi sedikitnya 150 pengendara motor yang ingin dibersihkan motornya.
“Dari pada nunggu lama, lebih baik saya tolak. Kasihan kan orang nunggu,” ujar Hasan Basri (41), pemilik Family Steam.
Memang ada 10 pekerja yang mencuci motor di Family Steam. Namun, hal tersebut tidak sebanding dengan banyaknya motor yang selalu antri untuk dibersihkan. Biasanya pelanggan yang rela mengantri karena merasa puas dengan kinerja para Mr Clean di Family Steam. Sepuluh pekerja tersebut adalah Mansur, Heru, Mono, Slamet, Irwan, Sile, Aris, Ajis, Supri dan Muksin.
Setiap motor yang dicuci maka akan dibersihkan luar dalam. Selain kotoran yang tampak, kotoran yang bersembunyi disela-sela mesin juga akan dihilangkan. Untuk membersihkan semua kotoran yang tersembunyi tersebut motor akan direbahkan atau ditidurkan sehingga semua kotoran yang bersembunyi bisa dengan mudah dihilangkan.
Menurut Hasan Basri (41), metode pencucian motor dengan cara direbahkan karena tidak ingin mengecewakan pelanggan. Oleh karena itu, apapun dilakukan demi memuaskan pelanggan termasuk dengan merebahkan motor ketika akan dicuci.
"Saat menidurkan motor pekerja saya juga tahu bagaimana menempatkan posisinya sehingga tidak mendapat komplain dari pemilik motor," jelasnya.
"Kalau sudah begitu terpaksa tidak ditidurkan. Karena bisa menimbulkan masalah bagi yang nyuci seperti motor mogok," papar suami dari Parahwati ini meyakinkan.
Bila sudah mogok, sambung Basri, maka bisa membuat banyak waktu yang terbuang. "Satu motor yang dicuci biasanya menghabiskan waktu 30-45 menit. Tapi kalau ada motor yang mogok bisa menghabiskan waktu lebih dari satu jam karena sistem pengapiannya harus kita bersihkan dulu," ungkap ayah Nabila Salsa ini.
"Vespa agak mahal karena agak rumit waktu pencucian. Selain ditidurkan ban belakangnya juga harus dicopot sehingga semua kotoran yang menumpuk dibelakang bisa dibersihkan. Setelah dicuci, kadang Vespa juga mengalami mogok," ujar lelaki kelahiran Jakarta, 31 Desember 1970.
Selain mendapatkan motor yang bersih, ada satu lagi yang unik dan menyenangkan di Family Steam. Yakni, banyaknya beragam kuliner yang dijual para pedagang di lokasi pencucian motor tersebut. Jadi, sambil menunggu proses pencucian motor, Anda bisa menikmati berbagai macam santapan yang siap memanjakan selera seperti Bakso, Pempek, Batagor, Mie Ayam, Soto Mie dan Sate.
"Jadi sambil nunggu motor dicuci. Di sini kita juga menikmati makanan yang enak-enak," ujarnya sembari tersenyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar