Hampir setiap hari kedai yang berada di Jl Durian No 47 Jagakarsa, Jakarta Selatan tersebut selalu dijejali pelanggan.
Saking ramainya hingga melebihi kapasitas sehingga tak aneh jika melihat beberapa pelanggan harus mengantri menunggu giliran. Dan, ini sering dialami oleh komunitas yang menjadi pelanggannya seperti komunitas otomotif dan sepeda gowes.
Diakui oleh Amin Ligut (58), kedai yang dikelolanya sejak tahun 2004 ini memang selalu ramai dikunjungi pelanggan. Dia sangat bersyukur karena hampir tiap hari dagangannya habis. Hal ini terjadi karena selain rasanya enak, harganya pun terjangkau. Dan, Amin selalu mengutamakan kualitas terutama untuk semua bahan bakunya seperti toge maupun mie sehingga adonan yang dihasilkan selalu lezat dan nikmat.
“Baba saya memang pernah pesan, kalau mau dagang ikutin saya, entar yang beli bakalan kaya kutu,” kata Amin Ligut dengan bahasa Betawi yang medok menirukan ucapan ayahnya, Ligut. Maksud pesan itu, bumbu masakan yang digunakan benar-benar diperhatikan. Berkualitas dan masih segar. “Baba juga pesan, harga jual makanan juga jangan terlalu mahal. Kasih nasi jangan kebangetan dikit,” ingatnya.
Pernah Dijahili
Setiap hari Kedai Soto Mie Amin Ligut buka pukul 04.00 higga pukul 18.00. Diperkirakan menghabiskan 40 kg daging sapi dan 9 kg mie kuning. Sementara pada hari libur, jumlahnya bisa meningkat.
Mengingat kedainya tidak pernah sepi dari pelanggan, Amin Ligut mengaku pernah dijahili oleh orang yang tak suka dengannya. Namun, Amin berusaha tenang dan santai tanpa tergubris oleh perbuatannya yang ingin menjatuhkan usahanya. Bahkan ada yang usil menanyakan padanya, “berguru” kemana kok kedainya bisa laku keras? Dengan rendah hati Amin menuturkan, semua rejeki yang diperolehnya merupakan kehendak dari Allah SWT. “Yang penting kita bangun malam sholat, minta ridho sama Allah,” ungkapnya.
Jujur diakui oleh Amin, keberhasilannya menjual soto mie dan toge goreng didapat dari ayahnya yang bernama Ligut. Kala itu Ligut berjualan soto mie di seputar Jl Tanah Abang Jakarta Pusat. Memang dari sepuluh anak Ligut hanya Amin Ligut dan Anda Ligut yang meneruskan bisnisnya. Dan, saat ini Anda Ligut juga telah membuka kedai soto mie di Jl Sirsak Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Amin berjualan sejak masih berstatus bujangan hingga kini memiliki enam anak dan sembilan cucu. Ada satu anaknya yang bernama Amide yang meneruskan profesi Amin Ligut untuk berjualan soto mie betawi. Anak pertamanya tersebut bahkan telah membuka kedai di Jl Raya Jagakarsa I, Jakarta Selatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar