“Mas, jangan pedes, sawinya banyakin ya?”teriak seorang wanita yang nampak tengah lapar dan dengan sabar menanti hidangan mie ayam yang tengah diracik Mas Sugeng. Sementara permintaan pelanggan lainnya seperti jangan pakai kuah, krupuknya dibanyakin, dan sebagainya pun terdengar.
Yang menikmati mie ayam tersebut juga tidak pandang usia dan jenis kelamin, semua bisa menikmatnya. Bagi pelanggan yang tidak kebagian tempat malah rela menunggu untuk mendapat giliran. Mengingat banyaknya pelanggan yang menikmati mie ayam tersebut maka dalam satu hari bisa menghabiskan sedikitnya 20 kg mie. Sementara daging ayam sebagai pelengkap dari mie tersebut bisa menghabiskan sebanyak 5 ekor.
Menurut Tole, adik dari Sugeng, mie ayam racikannya banyak diminati pelanggan karena sudah lama berdagang. Sejak tahun 1986, Sugeng telah berjualan mie ayam di sekitar daerah Susukan Ciracas. Sebelumnya Sugeng berjualan mie ayam dengan keliling dari Pool Mayasari Bakti hingga Gg H Husin yang berjarak sekitar 500 meter.
Melihat pelanggannya semakin banyak ia pun berusaha mencari tempat dagang menetap. Kebetulan salah satu pemilik toko mengizinkan untuk berdagang di depannya. “Jualan di sini dari roda gerobak masih terbuat dari kayu,” papar Tole disela-sela kesibukannya meracik mie ayam.
“Semuanya bisa dilihat dengan jelas. Dulu ada yang mengatakan dandangnya ada buto ijo. Saya persilahkan untuk melihatnya sendiri. Apakah ada atau tidak,” tegasnya.
Tole mengungkapkan, cemooh negatif yang ditujukan ke kakaknya bukan itu saja. Kakaknya juga pernah diisukan memasukan pakaian dalam wanita di dandang ketika memasak mie ayam. Namun lagi-lagi itu semua hanya isu untuk menjatuhkan agar perdagangannya mie ayamnya tidak berjalan. “Yang ngomong begitu karena syirik melihat dagangan kakak saya selalu ramai,” ungkapnya.
Ingin menikmati mie ayam buatan Sugeng? Mau mie ayam biasa dan mie ayam pangsit ? Silakan datang ke warung ini. Untuk menikmati mie ayam biasa harganya Rp 7 ribu sementara untuk mie ayam pangsit harganya Rp 8 ribu. Itu belum berikut dengan minumannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar