Kendaraan jenis 4x 4 Far yang diproduksi tahun 1948 tersebut hingga kini masih ada tak lain berkat perhatian dari komunitas Land Rover Club Indonesia (LRCI). LRCI yang merupakan perkumpulan penggemar olahraga otomotif 4X4 khususnya mobil Land Rover ini dibentuk di Jakarta pada 05 Agustus 1987 dan memiliki sekretariat di Jl Radio Dalam Raya No 80 Jakarta Selatan.
Bahkan LRCI juga memiliki anggota di Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Malaysia dan Italia.
Para anggota LRCI tersebut memiliki Land Rover dengan berbagai jenis seperti Series I, Series II, Series III, Stage I, Light-Weight, 101 Forward Control, Defender, Freelander, Discovery Range Rover, Military Type dan Special Modification V.
Sebelum Hanung Wicaksono, LRCI telah dipimpin oleh beberapa pengurus seperti Endro Suprapto, Andiman Ahmad, Grepiong Kamil dan Hari Prasetyo. Kepengengurusan LRCI ditetapkan setiap tiga tahun sekali secara demokratis pada Rapat Umum pada bulan Agustus bersamaan dengan perayaan ulang tahun club.
Komunitas Unik
Berbagai kegiatan koperasi LRCI pun telah dilakukan seperti simpan pinjam terhadap anggota. Bukan itu saja, kegiatan atau event yang mengharuskan ada badan usaha juga telah dilalukan koperasi LRCI yang kini modalnya telah mencapai Rp 50 juta. Selain memiliki koperasi, nomor rekening yang dimiliki LRCI juga bukan nama pribadi namun atas nama LRCI sehingga memiliki badan hukum yang tetap.
Keunikan lainnya, LRCI juga membentuk LRCI Kids, yakni komunitas anak-anak dari pemilik Land Rover. Ada banyak kegiatan yang dilakukan LRCI Kids yang dibentuk pada tanggal 4 September 2004. Diantara kegiatan LRCI Kids adalah pengenalan alam, perlindungan lingkungan hidup dan penghijauan serta pengenalan “Safety Driving”.
“Kita memawadahi anak-anak yang tujuannya supaya ada regenerasi di LRCI agar mengerti tentang organisasi,” papar ayah dari Savana Wicaksono ini.
Dan keunikan lainnya yang terdapat di LRCI yaitu saat melakukan bakti sosial (baksos) kepada para korban bencana alam. Setiap baksos yang dilakukan LRCI adalah pasca bencana, yakni disaat para korban bencana tersebut telah dilupakan maka LRCI akan masuk memberikan berbagai bantuan yang diperlukan seperti membangun rumah, MCK atau sekolah.
“Kalau baksos kita punya trik khusus, yakni masuk pasca bencana. Disaat orang hampir melupakan, kita masuk dan baksos itu tidak hanya sekali selesai,” tegas suami dari Lia ini meyakinkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar