Saat ini ada satu komunitas yang bisa menjadi teman obrolan Anda dalam menyuri jalan-jalan di Ibukota Jakarta. Berbagai informasi apapun dan guyonan yang menyegarkan akan bisa didapat jika bergabung dalam komunitas ini. Adalah Badut 494 Mobile Community, yakni komunitas orang-orang yang menggunakan radio komunikasi sebagai sarana bersosialisasi.
Komunitas ini menggunakan frekwensi 144940 Mhz. Karena keberadaanya yang sangat bermanfaat membuat Badut 494 Mobile Community memiliki banyak anggota dari berbagai komunitas, terutama dari komunitas otomotif. Biasanya mereka mengadakan pertemuan atau kopi darat setiap hari Jumat malam di Jl Tebet Barat IV Jakarta Selatan.
Selain mendapatkan segala informasi seputar jalan raya. Dengan bergabung di Badut 494 Mobile Community yang bermisi kebersamaan, persaudaraan dan silaturahmi diantara sesama anggota ini. Diharapkan anggotanya juga bisa bersendau gurau dan memberikan bantuan jika ada orang lain yang mengalami masalah di jalan, seperti kendaraannya mengalami mogok.
Uniknya, dari memberikan bantuan kepada orang yang mengalami masalah di jalan raya, Badut 494 Mobile Community malah disebut ‘derek liar’ oleh komunitas radio komunikasi yang sudah tenar dan senior di Indonesia.
Menurut Taufik, Badut 494 Mobile Community disebut derek liar juga karena sering menggunakan frekwensi komunitas radio yang sudah tenar tersebut. Namun, Badut 494 Mobile Community beralasan menggunakan frekwensi tersebut juga karena ingin memberikan bantuan tidak bermaksud yang lainnya.
Selama ini Badut 494 Mobile Community yang dibentuk tahun 2005 juga telah melakukan berbagai kegiatan sosial. Hampir setiap terjadi bencana alam, mereka selalu turut serta membantu meringankan penderitaan para korban. Yakni, dengan memberikan bantuan sembako atau uang.
“Kita kirim beberapa orang untuk memberikan bantuan. Jadi komunitas ini bukan sekedar hura-hura tapi dari sisi kemanusiaanya juga ada,” jelasnya.
‘Jadi Badut’
“Ternyata semua anggota setuju sehingga esoknya kami ‘berceloteh’ ala Badut di 494. Bahkan Om BeGe yang paling getol menjiwai per-badut-an sampai-sampai mencetuskan istilah ' belum sah masuk ke 494 kalo belum berhati badut ',” jelasnya.
Maksud dari istilah tersebut adalah selalu riang, menghibur dan menyenangkan. Hal inilah yang menjadi identitas nuansa komunikasi di 494. Alhasil, karakter badut pun dituangkan dalam bentuk design yang gambarnya ditempel di mobil, baju atau kaos.
“Kita menghilang karena sudah sampai di kantor. Ketika sampai di kantor memang tidak memberitahukan kepada yang lain, sehingga disebut Jin,” ungkapnya.
Pada awalnya, Badut 494 Mobile Community dibentuk oleh beberapa komunitas mobil seperti Mazda, Taruna, Terios, Rush, Avanza, Xenia dan Corolla. Namun, seiring berjalannya waktu dan sangat pentingnya berkomunikasi lewat radio, kini anggota Badut 494 Mobile Community juga memiliki anggota dari komunitas sepeda motor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar