Mereka tampil garang dengan berbagai aksesoris yang kerap dikenakan bikers motor besar, seperti sepatu boats, rompi klub berlogo tengkorak bertanduk dan rantai yang dikaitkan ke dompet...
Terbukti, setiap komunitas penggemar motor besar yang ada di daerah mengadakan acara. Seperti ulang tahun atau yang lainnya, maka REMC datang untuk memberikan penghormatan. Diantara komunitas motor besar atau chopper yang pernah mereka kunjungi adalah MMC Outsiders Sumedang, Mad Elephant Lampung, Blind Eagle, Bike Art Soul, dan Bikers Brotherhood.
Menurut Rudi, kunjungan ke daerah yang dilakukan REMC guna merangkul semua bikers yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, apapun merk dan jenis sepeda motor bukanlah menjadi kendala bagi REMC. Saat ini saja, anggota yang tergabung dalam REMC memiliki berbagai macam merk dan jenis sepeda motor. Namun, semua motor tersebut telah dimodifikasi atau di chopper menyerupai motor Harley Davidson.
Tidak mempersalahkan merk dan jenis sepeda motor membuat REMC bermotto “di jalan kita bersatu, walaupun motor berbeda. Road Eagle Forever, Forever Road Eagle.” Sementara visi misi REMC adalah membangun citra bikers bersama guna membina rasa kebersamaan dalam suka dan duka.
“Saat ini anggota REMC sudah 160 orang dengan latar belakang profesi yang berbeda. Motor mereka juga ada yang buatan Jepang, Inggris dan Amerika,” ungkap ayah dua anak ini.
Dikunjungi Road Eagle Jerman
“Kunjungan Road Eagle Jerman ke REMC dari hasil chating. Ternyata mereka tertarik dengan persamaan nama komunitas yakni Road Eagle,” kata Rian Leleng, Presiden REMC.
Menurut Rian, Road Eagle Jerman juga akan kembali mengunjungi REMC pada tanggal 13-15 April 2011. “Makanya kami mohon support dari semua karena ini momen bagus untuk REMC dan Indonesia di mata mereka,” jelasnya.
Adapun markas REMC terletak di Jl Selamet No 9 Guntur Jakarta Selatan. Saat ini REMC baru memiliki tiga chapter, yakni Jakarta, Bekasi, dan Cibinong. Selanjutnya akan dibuka juga chapter Tangerang, Depok dan Bogor.
“Insya Allah, selanjutnya Surabaya. Saya ingin daerah-daerah di Jawa dijadikan chapter semua. Setelah itu ke Sumatera,” papar Rian yang diamini Rudi Hart.
Untuk menepis kesan arogan yang terdapat di komunitas motor besar, REMC juga kerap menggelar berbagai kegiatan sosial. Setiap bulan puasa, REMC menggelar puasa on the road, mengunjungi panti asuhan dan membantu korban bencana alam.
“Kita bukan Geng Motor tapi Klub Motor yang selalu berbuat positif untuk orang lain,” ujar Rudi Hart mantap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar