Minggu, 10 April 2011

Menikmati Kuliner di Warung Papirus

Istilah “warung”, sah saja kalau dikonotasikan dengan sajian makanan yang serba sederhana dan ”merakyat”. Tapi, istilah ”warung” sah juga kalau dijadikan  sekadar nama dan penanda tempat orang bersantap makanan.
Warung Papirus di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat Jakarta, pun maunya begitu.

Suasananya adem-ayem, menunya komplet, plus harga makanan yang terjangkau – berkisar Rp 10 s/d 45 ribu per porsi – menjadikan Papirus warung favorit bagi keluarga dan pekerja kantoran.
Beberapa menu yang dijagokan, antara lain, nasi timbel komplit, ayam taliwang, bebek bakar, soto betawi, sup iga, dan lobster saus Padang.

Selain produk lokal,  “warung” berkapasitas hampir 100 orang ini juga menyediakan makanan asing. Mulai dari steak, chicken teriyaki, spaghetti, roti goreng isi smoked beef, keju, ataupun kornet.

Khusus spaghetti, mereka punya bolognaise, carbonara, spaghetti beef sauce, bahkan – yang sangat unik dan jadi andalan Waroeng Papirus -- adalah spaghetti buntut.Foto: Safari/TNOLFoto: Safari/TNOL
Bagi penyuka hidangan laut, jangan khawatir. Anda bisa mencicipi lobster saus padang, lobster tausi, lobster tauco, lobster goreng mayones, lobster saus madu, atau lobster saus lemon. Di kelompok kepiting; ada kepiting mentega, lada hitam, asam pedas, rica-rica, dan goreng tepung. Olahan serupa juga tersedia untuk cumi-cumi, bawal hitam, maupun gurame.

Eh, makanan China bisa juga disantap di sini. Asa fuyung hai, sapo tahu, muntahu, dan aneka cap cay.

Foto: Safari/TNOLUntuk minuman banyak pula ragamnya. Mulai dari es doger aneka rasa, es kelapa muda cocopandan, aneka jus, sekoteng, bandrek, hingga copacabana (es buah-buahan campuran mangga, melon, dan stroberi).
Siap berbuka puasa di Papirus?

Selama Ramadhan selalu ada kolak gratis di sana. Dan, jika transaksi Anda melebihi Rp 200 ribu, ada  souvenir menarik yang bisa dibawa pulang….

Es Krim Goreng Penuh Misteri yang 'Menggoda'

Es krim goreng dengan penampilannya yang unik/ Foto-foto: Novri TNOLEs krim goreng dengan penampilannya yang unik/ Foto-foto: Novri TNOLSELAMA ini mungkin kita hanya mengenal es krim dengan penyajian yang konvensional, yakni dingin dan dingin saja. Meski dalam varian rasa memang cukup banyak ragamnya semisal rasa Vanilla, Strawberry, Cokelat dan banyak lagi lainnya.

Tapi, tahu nggak sih! Ternyata ada es krim yang dalam penyajian maupun rasanya tidak saja dingin, tapi juga panas. Kok bisa? Yups, namanya es krim goreng. Sesuai dengan namanya, maka es krim goreng ini memiliki rasa dingin dan panas yang berpadu menjadi satu.

Adalah JC Endro Purwanto sang pembuatnya. Sejak awal tahun 2009, lelaki asal Bandung ini merintis usaha es krim goreng.  JC Endro mengaku hanya menjual es krim goreng tersebut  pada saat ada event saja seperti bazaar, perhelatan musik atau objek wisata. Jadi sampai saat ini keberadaann es krim gorengnya belum bisa ditemui di Mal atau pusat perbelanjaan.

Saat diracik... Saat diracik... “Kalau di Mal belum, karena es krim goreng ini lebih cocok dijual di acara event-event saja,” kata JC Endro Purwanto saat mengikuti gelaran IKPNI dan TNOL yang berlangsung di Epicentrum Rasuna Jakarta, Minggu (19/12).

Menurutnya, es krim goreng lebih cocok dijual diberbagai acara seperti perhelatan musik atau acara lainnya yang sifatnya sementara. Karena, sasaran konsumen es krim goreng adalah para penikmat kuliner yang selalu penasaran dengan sesuatu yang baru. Dan es krim goreng ini masih terbilang sesuatu yang baru di Indonesia.

Endro (kiri) dan para konsumen yang lagi keenakan menyantap kentang..Endro (kiri) dan para konsumen yang lagi keenakan menyantap kentang..“Adanya  penikmat kuliner yang penasaran dengan cita rasanya itu hanya ada di event-event seperti perhelatan musik atau acara lainnya,” papar lelaki yang pernah berprofesi sebagai wartawan ini.

Sementara kalau di Mal atau pusat perbelanjaan, sambung Endro, sebagian besar adalah  pengunjung tetap sehingga tidak akan penasaran dengan cita rasa es krim goreng tersebut. Ini dibuktikan ketika Endro menjual es krim goreng tersebut di mal atau pusat perbelanjaan sempat diterima dan banyak konsumennya. Namun, seiring berjalannya waktu penikmat es krim goreng lambat laun semakin berkurang.

“Awalnya bagus buka di Mal tapi lama-lama turun,” jelas lelaki yang tinggal di Jalan Sukamaju Barat Lembang Bandung ini.

Citarasa dan tampilannya cukup menggoda..Citarasa dan tampilannya cukup menggoda..Karena cita rasa es krim goreng yang dibuat JC Endro Purwanto berbeda dari yang biasa, maka tagline es krim goreng ini pun sangat sensasional. Yakni “Kuliner Unik Penuh Misteri.” Unik, dan penuh misteri, karena di dalam es krim goreng ini kita bisa merasakan dua rasa yang berbeda yakni panas, dingin, manis dan gurih dalam satu kali gigitan. Selebihnya, nikmati aja sendiri.

Satu porsi es krim goring, jika komplet dengan ditaburi Keju, Cokelat dan Meses dijual dengan harga Rp 8 ribu. Sementara, jika tidak komplet dijual dengan harga Rp 6 ribu. Saat ini selain menjual es krim goreng yang menjadi makanan penutup popular di restoran Cina dan Jepang, Endro juga menjual kentang goreng dalam bentuk spiral. Makanan unik tersebut dinamakan “Spiral Potatos.”

Goreng dulu ya...!Goreng dulu ya...!Selain menjual makanan yang serba unik, ternyata dari usaha yang ditekuni lelaki ramah ini juga tak mau berhenti untuk berbuat sosial.

Ia mengatakan, selalu menyisihkan 30 persen hasil dari keuntungannya untuk disumbangkan keberbagai bencana yang terjadi di Indonesia. Penyisihan hasil keuntungannya tersebut merupakan satu bentuk berterimah kasih kepada Sang Khalik.

”Saya ingin memperhatikan orang lain dengan cara begini. Karena kita sudah diberi Tuhan ilmu, maka saya harus berbagi dengan orang lain,” papar lelaki yang menjadi Ketua BASTEK (Bidang Aplikasi Sains dan Teknologi) Divisi Care Unit, yakni komunitas yang bergerak di bidang sosial meyakinkan.

Rujak Bangkitkan Semangat Kerja!

IMG_2434coverIMG_2434coverPUSING dengan pekerjaan yang menumpuk sehingga membuat mata mengantuk? Padahal waktu masih siang namun semangat sudah kendor. ?Ada solusi sederhana yang bisa membuat pikiran dan mata menjadi segar dan melotot kembali, yakni menikmati rujak ulek atau serut yang saat ini banyak ditemui di pinggir jalan.

Dengan memakan rujak ulek atau serut sesuai selera Anda maka bisa menyegarkan pikiran dan mata. Apalagi jika memilih rasa pedas maka tentu akan membuat badan berkeringat sehingga bisa bersemangat untuk bekerja kembali.

Foto : Safari SidakatonFoto : Safari SidakatonRujak, adalah salah satu makanan yang sudah sangat akrab di masyarakat kita. Walaupun tidak ada yang tahu persis dari mana asal usul makanan yang terdiri dari buah-buahan tersebut. Tapi diyakini hampir semua daerah mempunyai variasi soal makanan yang memiliki rasa pedas, asam dan manis ini.

Satu diantara yang menjual rujak ulek dan serut adalah Yali (17). Setiap harinya Yali mangkal untuk berdagang rujak di Jl Kp Sawah Jatimulya Depok atau persisnya di depan Toko Material Aan. Rujak yang Yali dagangkan ini merupakan cabang kedua dari Jl Kp Mulya Kebun Duren Depok.

Foto : Safari SidakatonFoto : Safari SidakatonDinamakan rujak ulek atau serut, karena semua bahan-bahan dari bumbu hingga buah-buahan yang terdapat di rujak tersebut diuleg di atas cobek agar semua bumbu bisa menyatu.  Sementara jika rujak serut semua bahan-bahan kecuali bumbu akan diserut menjadi irisan yang kecil-kecil.

Adapun bahan-bahan yang terdiri dari buah-buahan seperti mangga muda, nanas, pepaya, bengkoang, kedondong, jambu air, ubi, pisang batu dan timun. Sedangkan bumbunya adalah kacang tanah, terasi, gula merah, asem jawa dan garam secukupnya.

Foto : Safari SidakatonFoto : Safari Sidakaton“Dicampur pisang batu supaya rasanya tambah enak, ada rasa sepetnya. Ditambah pisang batu juga bisa membuat tidak mual kalau rasanya terlalu pedas,” ungkapnya.

Terkait dengan rujak serut yang terlihat lebih sedikit,  menurut Yali, bahan satu porsi untuk membuat rujak ulek atau serut sebenarnya sama sesuai ukuran. Rujak serut terlihat lebih sedikit karena semua bahan dipotong kecil-kecil. Sementara jika rujak ulek dipotong dengan ukuran yang besar-besar.

Agar lebih enak saat menikmati rujak baik ulek maupun serut. Yali menyarankan agar menambahkan dengan es krim. Es krim tersebut dicampurkan dengan rujak sehingga rasa rujak yang pedas bisa menyatu dengan rasa manis es krim.

Foto : Safari SidakatonFoto : Safari Sidakaton“Supaya tambah enak lagi saat makan rujak dicampur es krim,” kata Yali, yang asli kelahiran Tegal Jawa Tengah ini. Satu porsi untuk bisa menikmati rujak buatan Yali sangat murah, yakni hanya mengeluarkan uang recehan sebesar Rp 6 ribu. Namun kalau ditambah dengan krupuk maka harus ada biaya tambahan lagi yakni sebesar Rp 1000 untuk satu potong krupuk. “Rujak ulek dan serut harganya sama yakni Rp 6 ribu untuk satu porsi,” jelasnya.

Yali mengaku, saat ini banyak pelanggan yang menikmati rujaknya. Bahkan ada diantaranya yang selalu memesan setiap hari hanya untuk memberi semangat untuk bisa menyelesaikan tugasnya dikantor. Biasanya yang menikmat rujaknya adalah pekerja kantoran yang banyak terdapat di sekitar wilayah Depok.

Nah, bagi Anda yang lesu dan kurang semangat dalam mengemban tugas, cepat maka rujak sehingga semangat 45 bisa berkobar kembali untuk menyelesaikan pekerjaan.

Bebek Cabe Hijau Yahun yang Makjoss

Bebek cabe hijau yang joss siap disantap/ Foto: Safari TNOLBebek cabe hijau yang joss siap disantap/ Foto: Safari TNOLBEBEK sedang naik daun. Eits, salah, naik ke penggorengan! Betul..betul..betul dan rasanya nggak salah pernyataan itu. Apa sebab, karena saat ini banyak penjual masakan yang bermodal daging bebek untuk dijadikan santapan yang luar biasa nikmat. 
 
Satu diantara pemasak daging bebek yang sebelumnya dikenal alot dan amis menjadi nikmat adalah Yahun (35) yang membuka rumah makan dengan menu Bebek Goreng Cabe Hijau. Rumah makan ini terletak di Jl Raya Bogor KM 26 Ciracas Jakarta Timur atau dekat Gelael Supermarket.

Yahun meracik daging bebek menjadi nikmat dan asoy dikarenakan racikan sambalnya yang berbeda dengan pedagang bebek pada umumnya. Perbedaan tersebut dilihat dari cabe hijau dan sambel joss. Dua sambel ini menjadi ikon rumah makan Yahun karena hingga saat ini belum ada rumah makan menu bebek yang menggunakan dua sambel tersebut.

Sambal diracik/ Foto: SafariSambal diracik/ Foto: Safari
"Setelah saya keliling menjajal masakan bebek yang ada di Jakarta, ternyata tidak ada bedanya, semua sama. Saya menilai sambel yang saya ciptakan itu yang membuat masakan bebek ini berbeda," kata Yahun.

Ia menjelaskan, cabe hijau adalah adopsi dari sambel bebek yang sudah terkenal di Pulau Dewata Bali. Sedikitnya ada 20 item rempah untuk membuat sambal cabe hijau. Racikan rempah - rempah itulah yang membuat cabe hijau buatan Yahun ini menjadi nikmat.

Sementara sambel joss adalah idenya dari sambel bawang. Bedanya, sambel joss buatan Yahun ini ditambahkan dengan minyak panas yang diambil dari sisa menggoreng bebek. "Biasanya ketika minyak goreng panas disiramkan ke cabe yang diulek maka akan timbul suara cess," ungkapnya.

Memang ketiBebek naik ke penggorengan/ Foto:  Safarika menikmati bebek goreng dengan dua sambel yang dihidangkan dalam dua cobek berukuran kecil ini. Rasa nikmat cabe hijau luar biasa. Aroma dan rasa rempah- rempahnya sangat terasa sekali. Sedangkan sambel joss memiliki cita rasa yang pedas tapi hal itu tidak menyurutkan rasa nikmat dari bebek tersebut.

Ketika  menyambangi rumah makan Yahun, sudah banyak pelanggan yang antri untuk menikmati bebek goreng buatannya.Bahkan diantara mereka ada yang minta dibungkus untuk menikmati bebek goreng di rumah.

Mengenai harga bagaimana? Jangan takut, karena semua bebek goreng tersebut baik yang potongan dada, paha dan sayap semunya dipatok dengan harga Rp 16 ribu. Lagi pula, harga tersebut tidak terlalu mahal untuk dapat menyantap bebek goreng racikan Yahun yang lezat.

Nuansa sederhana, tapi minus parkir/ Foto: SafariNuansa sederhana, tapi minus parkir/ Foto: SafariAgar tidak menimbulkan kesan mahal, ia juga membuat konsep rumah makannya secara tradisional berupa atap depan dari rumbia dan meja dari kayu. "Konsep tradisional ini agar tidak menimbulkan kesan mahal sehingga siapapun bisa menikmati bebek goreng disini," ungkapnya.

Tapi, ada satu kekurangan dari rumah makan Yahun ini, yakni tempatnya yang tidak memadai. Tercatat, tempat tersebut hanya mampu menampung 12 pelanggan dengan empat meja saja. Sementara pelanggan yang membawa kendaraan roda empat harus memeras otak untuk mencari parkir.

"Ada pelanggan yang bilang, rasa bebek ini sudah luar biasa. Tapi, ada satu yang kurang yaitu tempat yang tidak memadai dan tidak adanya lahan parkir," ungkap Yahun berintropeksi.

C.A.T, 'Pasukan Tempur' dari Cinere

Selain hobi, C.A.T (Combat Airsoft Team) mencoba merubah image komunitas airsoft menjadi lebih tegas, yaitu berkarakter patriotisme. Sebagai club perumahan, sekumpulan pecinta permainan ala militer ini juga memiliki aturan yang jelas sehingga tak ada oknum yang 'nakal' di dalamnya. 
   
C.A.TC.A.T
Pada awalnya club airsoft gun ini dibentuk oleh 6 orang warga komplek Perumahan Griya Taman Tiga Putra, Cinere, Jakarta Selatan pada tahun 2006. Keenam warga perumahan yang hobi pada permainan airsoft itu adalah Gabriel Anggi, Imam Mulya Bahri, Agung Harjaya, Supriyatno, Sarjon dan Saptono.

Karenanya, pada awal pembentukannya nama club tersebut mengedepankan nama komplek perumahan yakni Cinere Airsoft Team atau disingkat C.A.T. Namun, dalam perjalanannya, banyak warga di luar Perumahan Griya Taman Tiga Putra Cinere yang tertarik dan bergabung di C.A.T.

Unit/ Foto2 Fikry TNOLUnit/ Foto2 Fikry TNOLTerlebih C.A.T juga secara rutin menggelar berbagai kegiatan skirmish atau wargame dengan melibatkan club airsoft lainnya yang berlangsung di runway Pangkalan Udara Pondok Cabe. Tidak heran, dalam satu tahun perjalanannya atau tepatnya di tahun 2007, C.A.T telah memiliki anggota sebanyak 120 orang.
Mereka tersebar di berbagai pelosok Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dengan latar belakang dan profesi yang berbeda. Seperti karyawan, eksekutif muda, pengusaha dan pegawai negeri sipil (PNS).

Sejak itu pula C.A.T  berubah nama dari Cinere Airsoft Team menjadi Combat Airsoft Team. Skirmish pun berpindah dari sebelumnya hanya di Pangkalan Udara Pondok Cabe ke Gunung Pancar Bogor, Studio Alam TVRI Cilodong, Buperta Cibubur dan Pulau Edam di Kepulauan Seribu. Gunung Pancar bahkan menjadi basecamp dan sudah direstui oleh pengelola kawasan tersebut.

Tidak itu saja, untuk mengarahkan dan memberikan bimbingan saat skirmish, C.A.T pun melibatkan anggota TNI. Aparat TNI yang kerap dilibatkan C.A.T adalah TNI AU dan Komando Garnisun Tetap I Jakarta (Gartap).

Anggie..“Melibatkan TNI bukan sok jago atau membenturkan aparat dengan sipil. Kita melibatkan TNI hanya untuk memberikan bimbingan agar mereka menjiwai patriotisme,” kata Gabriel Anggie, Leader Team C.A.T saat skirmish di Gunung Pancar Bogor, Minggu (27/3).


Combat
Terkait dengan kata 'combat' yang melekat di club C.A.T, menurut Anggie, kata 'combat' hanya nama saja. Jadi, arti 'combat' adalah perang, tapi dalam permainan saja. Karena saat perang menggunakan alat airsoft yang sudah tentu berbeda dengan senjata api sungguhan.

“Kata 'Combat' juga untuk mengganti kata Cinere,” ujarnya.
Mengingat airsoft hanya permainan saja, maka Anggie pun saat ini tengah membenahi agar organisasi airsoft di Indonesia tidak bisa dirusak oleh oknum-oknum tertentu. Apalagi saat ini banyak oknum airsoft yang bergaya over layaknya militer. Bahkan, menakut-nakuti masyarakat dengan peralatan airsoft.

Skirmish..Saat ini Anggie telah membuat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) atau semacam aturan untuk organisasi airsoft. Aturan tersebut berguna untuk menyeleksi setiap orang yang ingin bergabung pada sebuah club airsoft. Sehingga airsoft di Indonesia tidak menjadi cemar atau rusak karena ulah segelintir oknum.

“Kami sudah sosialisasikan kepada teman-teman untuk memberikan contoh yang baik. Dengan begini, maka setiap pengemar airsoft akan menjiwai permainan airsoft,” jelasnya.

Namun, sambung Anggie, niat baik tersebut terkendala dengan ulah seller atau penjual airsoft yang hanya mengeruk keuntungan saja tanpa menyeleksi pembelinya. Akibatnya, banyak masyarakat yang tidak mengerti tentang airsoft dengan mudah mendapatkan peralatan airsoft sehingga bisa membuat rusak nama baik komunitas airsoft.

Biasanya masyarakat umum membeli peralatan airsoft juga untuk jaga diri dan gaya-gayaan. Padahal, peralatan airsoft digunakan untuk jaga diri adalah salah besar. Karena peralatan airsoft hanya mainan belaka.

C.A.T Logo“Sangat salah besar kalau peralatan airsoft untuk jaga diri atau menjaga diri. Itu adalah alat permainan untuk hobi olahraga. Oleh karena itu, tidak diperkenankan untuk dibawa kemana-mana. Peralatan airsoft hanya boleh untuk bermain. Bukan sebagai alat jaga diri,” tegasnya.

Menyusup...Menyusup...Adanya oknum pemain airsoft yang membawa peralatan kemanapun pergi maka Anggie meminta agar diberikan sanksi yang tegas. Jika perlu dipecat dari club airsoft dan disebarkan sehingga tidak akan bisa masuk ke club airsoft lainnya. Untuk membersihkan dari oknum yang tidak bertanggungjawab, saat ini C.A.T juga menerapkan peraturan yang sangat ketat.

Setiap calon anggota akan diseleksi dengan cara di training dan dibimbing sehingga bisa memenuhi persyaratan untuk bisa bergabung. Selain itu, setiap peluru yang ditembakkan juga harus memenuhi batasan FPS (feet per second). Di C.A.T setiap peluru yang ditembakan dibatasi yakni hanya 450 FPS, diatas itu tidak akan diperkenankan untuk mengikuti skirmish.

“Calon yang temperamen juga tidak akan direkrut,” ungkapnya memastikan.

Gerobak Biru, Penjual Aksesoris Airsoft ala Warung

Bertransaksi ala kadarnya bak warung pinggir jalan, menjadikan Gerobak Biru pilihan lain bagi penggila airsoft. Satu hal, harga murah menjadi pertimbangan untuk mendapatkan beragam part dan aksesoris yang dibutuhkan...
Gerobak Biru kerap dikunjungi penggemar Airsoft/ Foto: Safari TNOLGerobak Biru kerap dikunjungi penggemar Airsoft/ Foto: Safari TNOL

SEBELUMNYA, airsofter mengenal toko atau store yang menjual unit, part dan aksesoris airsoft ditempat yang mewah dan terbilang nyaman seperti di mal atau tempat yang berkelas. Bahkan, terkadang ada toko yang menjualnya secara sembunyi-sembunyi sehingga sulit dijangkau dan hanya untuk kalangan tertentu saja.

Namun, saat ini ada tempat yang menjual berbagai keperluan airsoft ala warung kaki lima. Disebut kaki lima karena tempat yang digunakan untuk menjual berbagai peralatan, perlengkapan dan aksesoris airsoft tersebut menggunakan gerobak.

Dan, gerobak penjual berbagai keperluan airsoft itu bernama Gerobak Biru.
Semua murah loh...!Semua murah loh...Gerobak Biru bisa ditemukan di ITC Permata Hijau Jakarta Selatan atau letaknya  di Blok D Lantai Dasar, persisnya di sisi selatan ekskalator dekat pintu lobi utama. Setiap hari Gerobak Biru dijaga oleh dua pelayan perempuan muda yang bernama Yeyen (22) dan Nining (21).

SenterSenterMeski menjajakan berbagai keperluan airsoft dengan tempat ala kadarnya, namun Gerobak Biru cukup dikenal semua ‘penggila’ airsoft di Jakarta. Tidak itu saja, penggemar airsoft yang berada di daerah seperti Batam dan Bandung pun mengenal Gerobak Biru. Hal tersebut karena Gerobak Biru telah menjual berbagai keperluan airsoft sejak tahun 2007.

Menurut Yeyen, ketika pertama kali membuka gerai di ITC Permata Hijau, Gerobak Biru hanya menjual senter dan jam digital. Namun melihat perkembangan airsoft di Indonesia begitu marak, maka tahun 2007 Gerobak Biru beralih dengan menjual berbagai keperluan airsoft.
Harga pas..Harga pas..
“Walaupun menggunakan gerobak, tapi Gerobak Biru menjual segala keperluan airsoft secara lengkap,” begitulah kata Yeyen yang langsung diamini Nining.

Goggle..Goggle..Diantara keperluan airsoft yang dijual Gerobak Biru adalah beberapa part airsoft dari yang berukuran paling kecil hingga yang besar seperti battery, chamber, piston, treger, seal, bearing, popor, body, BB dan lainnya. Sementara aksesoris yang bisa ditemukan di Gerobak Biru adalah masker, goggle,  sarung tangan, knee dan elbow protector, senter, gun holster, rompi, helm dan masih banyak yang lainnya.

Semua part dan aksesoris tersebut dijual dari harga yang paling murah yakni Rp 2 ribu hingga Rp 950 ribu. Harga part yang paling murah adalah battery AG3 yang dijual seharga Rp 2 ribu. Sementara aksesoris yang paling mahal adalah scope atau teropong yang dijual dengan harga Rp 950 ribu.

Pernak-pernik..Pernak-pernik..“Kalau untuk merakit M4 bisalah belanja di Gerobak Biru,” ungkap Yeyen berpromosi.

Ia menuturkan, dikenalnya Gerobak Biru oleh sebagian besar penggemar airsoft karena menjual berbagai keperluan airsoft dengan harga yang murah. Meski murah, soal kualitas dan mutu cukup bersaing sehingga membuat banyak pelanggan yang mendatangi Gerobak Biru.

“Kata pembeli sih jualnya murah. Tapi, semua part dan aksesoris dijual dengan harga pas, tidak boleh nawar,” tandasnya.

Bram: Bertindak Kriminal, Bukan Komunitas Airsoft Gun

Komunitas Airsoft Gun selalu menelan 'pil pahit' ketika ada tindakan kriminal menggunakan senjata oleh para oknum. Tak mau dianggap sebagai komunitas gagah-gagahan bak cowboy, Bram dari SPARTAN memberi jawaban... 
Bram bergaya militer dalam sebuah permainan airsoft gun/ Foto-foto: Dok SPARTANBram bergaya militer dalam sebuah permainan airsoft gun/ Foto-foto: Dok SPARTAN
BELAKANGAN INI kasus penyalahgunaan alat permainan airsoft semakin marak. Masih ingat dalam benak kita kasus pamer 'senjata' yang dilakukan H Muhammad Sabri (43), warga RT 16 Kelurahan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Ia sempat menembakkan pistol airsoft miliknya ke arah Andi Alfian (18), Warga Kilometer 2 Kelurahan Penajam PPU.
Akibat aksi pamer senjata replika itu, H Muhammad Sabri terjerat pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.
Mengenai mudahnya pemilik replika airsoft yang bertindak ala ‘cowboy’ itu tak ayal menebar sinisme. Selain itu, membuat banyak warga yang ketakutan. Ironisnya, pengguna jenis permainan ini adalah komunitas yang memang benar-benar menyukai airsoft sebagai sarana olahraga, hobi sekaligus sebagai ajang sosialisasi. Sementara, di luar itu banyak oknum yang menyalahgunakannya. Tentu, para komunitas yang identik dengan gaya militer ini pun merasa tidak nyaman, begitu kata Bram.
Bram - SpartanBram - SpartanMenurut Bram Panggabean, yang juga Ketua SPort AiRsoft TActical simulatioN (SPARTAN), oknum yang melakukan tindakan memalukan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang tidak tergabung dalam komunitas airsoft.
Alasannya, orang yang tergabung dalam komunitas airsoft tidak akan mungkin bertindak demikian. Karena, siapapun orangnya ketika tergabung dalam komunitas ini, otomatis akan menjunjung tinggi harkat dan derajat nama komunitasnya. Begitu juga dengan komunitas airsoft, anggotanya akan menjunjung tinggi kredibilitas komunitasnya di mata masyarakat. Terlebih, alat permainan airsoft 100 persen mainan yang bentuknya saja menyerupai senjata yang digunakan militer.

“Awalnya hobi yang menggunakan replika senjata hanya orang-orang tertentu karena harga replikanya yang lumayan mahal. Dulunya harga replika diatas Rp 4 juta dan itu buatan Jepang,” ujar Bram di Jakarta belum lama ini.

Komunitas Komunitas Mengingat replika senjata buatan Jepang, maka beberapa perusahaan dari China dan Taiwan pun ikutan tertarik untuk membuat. Akibatnya, replika senjata tersebut menurun drastis hingga 50 persen. Harga replika senjata dari China dan Taiwan bisa diperoleh dengan harga Rp 2 juta.

Bram menambahkan, agar tidak terjadi penyalahgunaan replika tersebut, para anggota komunitas khususnya yang tergabung dalam Spartan pun menyebutnya bukan senjata. Anggota komunitas menyebutnya dengan kata Unit. Misalnya, jika mengunakan replika senjata yang menggunakan baterai maka disebut AEG, yang menggunakan gas disebut GBB dan yang menggunakan per atau pegas disebut Spring.

“Jadi kita tidak pernah mengatakan alat yang digunakan untuk bermain Airsoft adalah senjata. Tapi GBB dengan model M4 atau M16. Kenapa disebut seperti itu, karena kita menerapkan pemikiran itu bukan senjata. Kalau senjata bisa digunakan untuk membela diri. Ini sama sekali tidak bisa untuk bela diri.
“Paling, kalau kena hanya bentol-bentol saja. Kalau kita nakuti-nakuti orang, yang ada malah mainan kita diambil dan bisa dipukuli sama massa,” jelasnya.

Tidak Bisa Diubah Menjadi Senjata
TrainerTrainerSebagaimana layaknya senjata mainan, maka replika airsoft tidak bisa diubah menjadi senjata api seperti yang digunakan militer atau aparat kepolisian. Karena material dari replika tersebut sangat berbeda dengan senjata api sungguhan.

Replika senjata airsoft berbahan material dari plastik sehingga sangat sulit untuk menjadikannya sebagai senjata api. Selain itu, moncong dari replika tersebut juga sangat kentara bentuknya, yakni tidak besar seperti senjata api sungguhan.

“Hanya bentuknya saja yang menyerupai, sementara bahan dan sistem pengoperasiannya berbeda dengan senjata sungguhan.”

Bram menuturkan, bentuknya banyak yang menyerupai senjata api yang digunakan militer dan polisi. Maka banyak orang di luar komunitas yang berbuat kriminal. Bahkan Bram berani menjamin bahwa yang melakukan tindakan kriminal dengan membawa unit airsoft adalah orang di luar komunitas.

“Seratus persen orang yang didalam komunitas ini tidak akan pernah melakukan hal tersebut. Yang dimaksud dalam komunitas tidak hanya sekedar nama. Tapi juga aktif dan kalau sudah aktif yang namanya hobi maka akan care. Dia tidak akan mau merusak hobi tersebut,” ujarnya memberi alasan.
Logo SpartanLogo Spartan
Ia sangat meyakini bahwa yang melakukan tindakan kriminal  bukan anggota komunitas airsoft. Hal itu, karena sesama sanggota komunitas airsoft akan saling terkoneksi. Jauhnya tempat tinggal tidak menjadi alasan bagi mereka untuk tidak saling terkoneksi. Apalagi, jika ada berita yang menyangkut airsoft, maka sesama anggota akan saling menginformasikan bahwa pelakunya tidak tergabung dalam komunitas.

“Kalau ada berita apapun kita langsung tanya dan mengonfirmasinya, apakah itu anggota komunitas atau bukan. Seperti kejadian kemarin, ada tersangka AW dari Jakarta Utara yang tertangkap polisi karena pamer unit. Dia itu sebenarnya anak sekolahan yang terserempet mobil dan langsung mengeluarkan GBB laras pendek,” ungkapnya memberi bukti.

Setelah polisi menangkapnya dan sesama anggota menanyakan siapa pelaku dan dari klub mana, maka ketika di search tidak akan muncul namanya. Bahkan, ketika disebar fotonya pun, tersangka tidak dikenal sebagai anggota komunitas dan ketika ditanyakan ke toko penjual unit airsoft pun tersangka tidak dikenal.
Kumendan..Kumendan..
“Itu artinya pelakunya adalah orang-orang di luar airsoft. Kita menyebutnya offline. Jadi orang yang tidak ikutan di komunitas airsoft, cuma beli unit dan menyalahgunakan,” paparnya.

Padahal, sambung Bram, jika menggunakan unit airsoft untuk melakukan tindakan kriminal bisa membuatnya sangat malu hati. Kenapa? karena unit tersebut sebenarnya adalah mainan.
Saat ditanya karena mudahnya orang di luar komunitas bisa memiliki atau membeli unit Airsoftgun menjadi pemicu, dengan tegas Bram mengatakan, bisa banget. Karena, toko yang menjual tidak fokus menjualnya hanya untuk komunitas. “Ada yang menjual unit kepada bukan komunitas airsoft, maka anggota komunitas ingin meluruskan,” ucapnya.

Karenanya, untuk meluruskan pemberitaan yang tidak benar tersebut, saat ini anggota komunitas meminta dan telah bekerja sama dengan toko airsoft agar selektif menjual unit. Sehingga, tidak ada lagi kejadian yang mengatasnamakan komunitas airsoft.
Beragam unit Airsoft Gun yang dijual...Beragam unit Airsoft Gun yang dijual...
“Jika menjual unit diluar airsoft, maka yang rugi jelas toko tersebut karena bakal kena razia aparat keamanan.
“Selama ini sudah banyak seller (pedagang) yang care.

Tapi banyak juga seller yang jualan di FB menjual sesuatu yang tidak diperkenankan di airsoft. Seperti pelurunya yang dari metal, keramik dan kaca. Itu sangat berbahaya,” tegas Bram.

Seharusnya, peluru yang digunakan anggota airsoft adalah dari jenis plastik yang daya rusaknya sangat rendah. Oleh karena itu, dirinya dan anggota komunitas airsoft meminta agar polisi jangan sampai menentang permainan airsoft.

“Kita mau airsoft diterima masyarakat, karena ini kegiatan positif. Kejadian kemarin adalah orang di luar airsoft,” tandas pria yang kerap bertindak sebagai trainer ini meyakinkan.